Macam-Macam Phobia Yang Dialami Manusia







Phobia itu apa sih?  Selama ini orang salah tangkap akan arti Phobia.  Phobia menganggap sebagai rasa ngeri terhadap sesuatu hal.  Membuat banyak orang dibulatkan saat fobia.

 Sebenarnya, fobia tidak sama dengan ngeri.  Perbedaannya mungkin cukup tipis, tetapi jika dapat diakses dengan mudah, ngeri adalah perasaan yang timbul secara alamiah saat Anda berhasil mempertahankan diri.  Sementara fobia, adalah perasaan takut yang begitu menguasai diri, dan pada saat itu tidak ada upaya perlindungan terhadap diri sendiri.

 Kecenderungan seseorang saat mengubah fobia adalah kalut dan lemah.  Seperti terlihat seperti kehilangan kendari, dan dibatalkan histeris juga kebingungan.

 Ada tiga macam fobia yang digolongkan oleh para ahli, seperti dikutip dari WebMD, yaitu sebagai berikut:

 Agorafobia

 Fobia yang muncul kompilasi di tempat yang penuh sesak dan penuh orang.  Temukan orang yang mendapatkan fobia seperti ini akan berusaha mencari jalan keluar dari keramaian dan mencari tempat yang sepi.

 Fobia sosial

 Adalah fobia yang muncul saat bertemu dengan seseorang.  Orang itu akan berusaha sebisa mungkin menghindari pertemuan dengan orang lain.

 Phobia yang mengeluarkan perasaan takut ini akan menilai fisiknya buruk, takut dibicarakan atau takut gagal

 Fobia spesifik

 Adalah sebuah fobia dari suatu objek atau suatu tempat.  Yang dibagi lagi menjadi beberapa fobia spesifik, seperti berikut ini:

 1. Claustrophobia: phobia berada di ruang yang sempit

 Fobia ini muncul saat seseorang berada di ruang sempit seperti di dalam lift, toilet, kamar mandi yang berukuran kecil, atau tempat sempit lainnya.  Saat merasakan kesulitan, mereka akan gugup, berkeringat, dan kehabisan nafas.

 Dianjurkan untuk mengembalikan orang yang menderita claustrophobia, maka ia diberikan tempat duduk di dekat jendela atau lebih baik memilih naik eskalator atau memakai tangga.

 2. Zoophobia: fobia akan hewan tertentu

 Zoophobia adalah rasa takut akan hewan tertentu ketika mendengar, atau melihat saja sudah membuat seseorang sangat kesulitan.  Nah, fobia ini memiliki beberapa jenis kulit yang tergantung pada jenis hewan yang ditakuti, seperti: arachnophobia - kemampuan pada laba-laba;  ophidiophobia - kesulitan pada ular;  ornithophobia - tantangan pada burung;  apiphobia - keinginan pada lebah.

 3. Brontophobia: fobia akan halilintar / petir

 Nama brontophobia diambil dari bahasa Yunani, bronte yang berarti petir.  Mereka yang mengubah fobia ini biasanya ditolak saat hujan dan ada petir.  Mereka kerap bersembunyi di balik pintu sambil menutup kepala dengan tangan atau bantal.

 4. Acrophobia: fobia ketinggian

 Mereka yang meningkat fobia ini sangat menakutkan bila berada di ketinggian.  Biasanya wajah mereka akan sangat tegang, mengeluarkan keringat dingin, wajah akan menjadi pucat dan bahkan mematung.

 5. Aerophobia: fobia terbang

 Aerofobia yang biasa-biasa saja.  Memperbaiki fobia ini muncul setelah ia memperbaiki trauma, entah kecelakaan yang terjadi sendiri atau orang terdekat, atau memperbaiki turbulensi.  Akan sangat berbahaya dan terbayang-bayang akan ada hal buruk yang terjadi.  Mereka juga ingin buru-buru keluar dari pesawat.

 6. Fobia rasa sakit

 Ada dua jenis fobia yang berhasil dan diakibatkan karena rasa takut akan sakit.  Yang pertama adalah hemofobia, fobia saat melihat darah.  Yang kedua adalah trypanophobia, yaitu fobia akan jarum suntik.  Sebaliknya, situasi mereka akan jatuh dan bisa pingsan saat menghadapi.

 7. Fobia paranormal

 Fobia ini bergantung pada beberapa hal yang berhubungan dengan dunia paranormal.

 Triskaidekaphobia, yaitu fobia yang berhubungan dengan semua hal dengan angka 13. Konon, angka ini merupakan angka sial, sehingga mereka yang berusaha fobia ini akan berusaha menghindari segala sesuatu yang berkaitan dengan angka sial.

 Chiroptophobia, yaitu pertengkaran akan kelelawar karena menganggap bahwa hewan tersebut adalah jelmaan vampir.

 Phasmophobia, yaitu rasa takut yang timbul akan bayangan hantu di dalam benaknya.

 8. Emetophobia: fobia akan rasa mual dan muntah

 Biasanya, melihat orang lain muntah atau muntah, maka akan timbul rasa ingin muntah juga.  Hal ini diterjemahkan oleh pikiran, di mana disampaikan yang diambil oleh mata langsung dibawa ke pikiran dan mempengaruhi respons yang terjadi.  Tak heran dikembalikan kemudian timbul perasaan ingin muntah atau mual.

 9. Carcinophobia: fobia akan kanker

 Carcinophobia atau kankerophobia adalah rasa takut yang teramat sangat akan kanker.  Menganggap orang ini trauma dan menganggap takut semua orang yang menderita penyakit kanker.  Orang tersebut juga menjadi sangat sensitif terhadap apa yang dirasakan pada saat itu.

 10. Neophobia: fobia akan semua hal baru

 Neophobia biasanya muncul saat melihat barang-barang baru.  Mereka lebih suka barang baru dan lebih suka barang lama mereka.

 11. Gerontophobia: fobia akan menjadi tua

 Memperbaiki mereka yang meningkatkan fobia ini meningkatkan melindungi terhadap penampilan fisik mereka.  Mereka akan melakukan segala cara untuk selalu tampel dan awet muda.

 12. Phartophobia: fobia buang gas di tempat umum

 Phobia yang satu ini mungkin sering Anda alami dan dihadiri oleh banyak orang, mengingat buang gas dianggap tidak sopan dan memalukan.

 13. Odontiatophobia: fobia saat pergi ke dokter gigi

 Fobia ini sulit dipahami oleh anak-anak yang menganggap dokter gigi sangat ketakutan.  Untuk mengatasi fobia ini, biasanya dokter gigi dan dokter anak menyediakan aneka pernik mainan yang digemaskan di meja atau ruangan praktik sehingga bisa membuat pasien jadi lebih nyaman.

 14. Spargarophobic: fobia akan asparagus

 Mereka yang menderita fobia ini akan lari terbirit-birit dan histeris saat melihat ada asparagus di piring mereka.

 Sebenarnya, masih ada banyak fobia yang dialami manusia.  Namun, tidak dapat dibahas satu per satu di artikel ini karena terlalu banyak disetujui.  Jika Anda memecahkan salah satu fobia atau fobia yang lain yang belum disetujui, maka konsultasikan dengan para ahli dan lakukan terapi untuk mengatasi fobia tersebut.  [awal]

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel

Iklan Tengah Artikel

Iklan Bawah Artikel