Kisah Pilu Mbah Dalimin Jualan Kangkung Seharga Rp. 2000 Hanya untuk Menyambung Hidup


Semangat dan penuh perjuangan digambarkan oleh sosok kakek satu ini. Diumurnya yang sudah tidak muda lagi, Mbah Dalimin, 78, masih giat dalam menjajakan dagangannya, yakni kangkung yang digunakan sebagai pakan kerbau. Harganya pun cukup murah, satu ikat kangkung ia hargai Rp2.000.
Mbah Dalimin sudah mulai membuka lapaknya sejak pukul 06.30 WIB di Alun-Alun Kidul (Alkid), Solo, Jawa Tengah (Jateng). Uniknya, ketika berinteraksi dengan para pembeli, dia akan bercerita banyak saat zaman penjajahan Jepang.
Akibat faktor usia, Mbah Dalimin mengalami gangguan pendengaran. Maka dari itu, jika ada pembeli yang ingin bertanya soal zaman penjajahan Jepang, pembeli harus menulis pertanyaannya di buku milik Mbah Dalimin.
Menurut informasi yang kami himpun dari komentar netizen di unggahan @thoryc.idn, beberapa netizen mengungkap alamat tinggal Mbah Dalimin. Saat ini, Mbah Dalimin indekos di Gang Ciangke, Jl. Kapten Mulyadi, Pasar Kliwon, Solo.
"Kontrakan nya di sekitar jl.kapt. mulyadi gang ciangke, cb tny saja pasti lgs ketemu," ungkap penggguna akun Instagram @j_dwifebrianto.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel

Iklan Tengah Artikel

Iklan Bawah Artikel