Penagih Utang Istri Kombes Menangis Saat Beberkan Alasan Buat Instastory



 Terdakwa pelanggar UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), Febi Nur Amelia (29), menyampaikan pembelaannya (pleidoi) di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (28/7). Sambil menangis, dia menyampaikan alasannya menagih utang Rp70 juta kepada korban Fitriani Manurung, yang merupakan istri perwira polisi berpangkat komisaris besar (Kombes), melalui Instagram.
Pembelaan disampaikan Febi di hadapan majelis hakim yang diketuai Sri Wahyuni. Dia berharap majelis membuat putusan seadil-adilnya. "Saya seorang ibu rumah tangga. Saya mempunyai tugas mengurus keluarga, suami dan anak-anak saya yang masih balita," ujar Febi sambil menangis. 
Pada pembelaan itu, Febi menyatakan, Instastory itu merupakan upaya terakhirnya agar Fitriani melunasi utang Rp70 juta yang tidak dibayar sejak Desember 2016. Padahal Fitriani berjanji mengembalikan uang itu dalam tempo seminggu.
Febi mengaku sudah buntu, karena semua upaya yang dilakukannya tidak membuahkan hasil. Bahkan Fitriani disebut mem-block telepon, SMS dan Whatsapp-nya.
Upaya kekeluargaan dengan bantuan teman mereka juga gagal. Karena berbagai upaya menemui jalan buntu, Febi pun memposting utang yang belum dibayar itu melalui Instagram.
Usai pembacaan pembelaan dari Febi dan penasihat hukumnya, majelis hakim menanyakan tanggapan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Randy Tambunan. "Yang Mulia kami akan mengajukan tanggapan secara tertulis juga," kata Randy.
Selanjutnya, majelis hakim menunda persidangan. Sidang akan dilanjutkan pekan depan dengan agenda replik atau tanggapan jaksa.
Pada sidang sebelumnya, JPU Randy Tambunan menuntut agar Febi dihukum 2 tahun penjara. Dia menyatakan Febi terbukti melakukan perbuatan yang diatur dan diancam dengan Pasal 45 ayat (3) jo Pasal 27 ayat (3) UURI Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan atas UURI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).
Dalam perkara ini, Febi dilaporkan Fitriani yang merasa telah dicemarkan nama baiknya karena disebut berutang di dalam postingan Instastory yang dibuat perempuan itu.
Perkara ini berawal pada Selasa (19/2/2019) sekitar pukul 21.00 Wib, Fitriani diberitahu adiknya mengenai postingan Febi di akun Instagramnya. Warga Kompleks Menteng Indah ini membuat Instastory yang isinya "SEKETIKA TERINGAT SAMA IBU KOMBES YG BELUM BAYAR HUTANG 70 JUTA TOLONG BGT DONK IBU DIBAYAR HUTANGNYA YG SUDAH BERTAHUN-TAHUN @FITRI_BAKHTIAR . AKU SIH Y ORANGNYA GK RIBET KLO LAH MMNG PUNYA HUTANG INI ORANG SUSAH BGT PASTINYA AKU IKHLASKAN TAPI BERHUBUNG BELIAU INI KAYA RAYA JADI HARUS DIMINTA DONK BERDOSA JUGA KLO HUTANG GK DIBAYAR KAN @FITRI_BAKHTIAR. Nah ini Yg punya Hutang 70 Juta Ini foto diambil sewaktu Dibandarjakarta Horor klo ingat yg beginian Mati nanti bakal ditanya lho soal utang piutang."
Postingan Febi itu dinilai telah menghina dan mencemarkan nama baik Fitriani Manurung yang mempunyai akun Instagram @FITRI_BAKHTIAR.
Febi beralasan membuat postingan Instastory itu dengan tujuan untuk menagih utang Fitriani senilai Rp 70 juta yang belum dibayar sejak 12 Desember 2016. Dia memegang sejumlah bukti kuat terkait utang Fitriani kepadanya.
Sementara Fitriani membantah punya utang pada Febi. Menurut Fitriani, Instastory yang dibuat terdakwa sudah merugikannya.
Dalam persidangan, Febi mengungkapkan bahwa Fitriani berutang dengan alasan ingin membelikan tas untuk istri petinggi Polri. Fitriani mengakui uang ditransfer ke rekening suaminya, Kombes Pol Drs Ilsaruddin, namun dia justru menyatakan Febi minta dibelikan tas branded. Hal ini dibantah Febi. 

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel

Iklan Tengah Artikel

Iklan Bawah Artikel