Viral Wanita Kaya Mengamuk Hingga Ludahi Pengemudi Ojol, Ngotot Tak Mau Minggir Ambulans Lewat


Seorang wanita yang diduga orang kaya terekam kamera ngamuk-ngamuk kepada sejumlah driver ojek online (ojol) di halaman Rumah Sakit Vina Estetica yang diduga di Medan.
Dalam keterangan pada video yang viral di media sosial, wanita itu mengendarai mobil Fortuner dengan nomor polisi DK 1258 QT. Dia diduga menghalangi ambulans yang hendak buru-buru ke rumah sakit karena membawa pasien yang sekarat karena mengalami kecelakaan.
Ambulans itu dikawal oleh sejumlah driver ojol agar bisa cepat sampai ke rumah sakit. Namun, saat tiba di belakang mobil Fortuner yang dikendarai oleh wanita itu, laju ambulans terhalang karena wanita itu tidak mau menepi dan membiarkan ambulans itu melaju lebih dahulu.
Diduga karena kesal atas sikap wanita itu, salah seorang dari driver ojol yang mengawal memukul bodi mobil Fortuner milik wanita itu hingga wanita yang rambutnya berwarna pirang itu tak terima dan mengamuk.
Saking marahnya, wanita itu diduga meludahi driver yang melawannya saat adu mulut.
"Sekarang saya tanya, apa berhak pukul mobil saya?!" teriak wanita itu.
Para driver ojol di lokasi cekcok mencoba menjelaskan kepada wanita itu bahwa mereka sedang mengawal pasien yang sedang sekarat supaya cepat sampai di rumah sakit dan mendapat perawatan.
"Ibu harusnya mengerti prioritas," ucap salah seorang driver.
Meski sudah dijelaskan, wanita itu tetap tak terima dan terus marah-marah karena diduga mobilnya dipukul oleh salah seorang driver.
"Prioritas kalian bilang? Tadi ada yang pukul mobil saya. Apa berhak pukul mobil saya?" kata wanita yang diduga orang kaya itu.
"Kita kan tadi lagi ngawal ambulans, kebetulan driver kita dari Grab ladies kecelakaan di KM 12. Jadi karena terbentur dadanya kita ngawal supaya cepat. Tiba-tiba mobil Fortuner plat DK 1258 QT gak mau minggir. Terus kami disuruh ke RS Vina Estetica, dibilang kalau mobilnya dipukul, padahal gak ada mobilnya dipukul. Lecet sedikitpun gak ada," ujar seorang driver menjelaskan duduk perkaranya.
"Saat kami adu mulut sama dia di sini, dia sempat meledak. Kami ada 4-5 orang tadi sempat kena ludahnya. Itu kami gak terima. Pokoknya kami mau tuntut balik ini. Pertama dia bilang mobilnya dipukul sama sopir ambulans. Kemudian dipukul sama driver Grab. Itu saja kan sudah dua omongan yang berbeda. Jadi sebetulnya yang mana. Mobil ini gak ada dipukul sama sekali," kata driver itu melanjutkan.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel

Iklan Tengah Artikel

Iklan Bawah Artikel