Diberi Rumah, Pria ini Malah Tega Usir Ayahnya!!

 


Selayaknya anak, sudah sebuah kewajiban untuk merawat orangtua dan membalas budi semasa kita dibesarkan. Tapi entah apa yang dipikirkan Sudjono hingga tega mengusir ayah kandungnya sendiri dari rumah.

Yantoro (80), warga Desa Wonorejo, Kabupaten Kediri, Jawa Timur harus tegar saat diusir Sudjono anak kandungnya sendiri akibat konflik kepemilikan bangunan rumah.

Kabupaten Kediri lakukan eksekusi usai Yantoro kalah di pengadilan | pojokpitu.com

Sudjono mengusir ayah kandungnya usai memenangkan gugatan yang diajukannya pada Pengadilan Negeri Kediri.

"Ini sangat tidak benar dan di luar kemanusiaan. Anak menggugat kepada bapaknya, apa tidak keterlaluan," kata kuasa hukum tergugat Ulul Albab di Kediri dikutip dari CNNIndonesia.com.

Ulul menyebutkan bahwa rumah yang kini menjadi sengketa awalnya dibeli oleh Yantoro yang kemudian diatasnamakan anaknya. Sudjono adalah salah satu dari beberapa anak Yantoro.

Baca juga:

Sengketa kepemilikan rumah tersebut bermula pada tahun 2015 lalu dan diproses dalam persidangan selama empat tahun. Hingga akhirnya saat ini sengketa kepemilikan rumah tersebut dimenangkan oleh Sudjono dengan hak tanah dan bangunan.

Rumah tersebut dibeli oleh Yantoro pada tahun 1994 silam. Yantoro juga memiliki bukti surat dari pemilik asal tanah yang dibeli dengan uangnya.

Namun entah apa yang dipikirkan Sudjono, mengklaim bahwa tanah dan rumah tersebut adalah miliknya lalu dengan tega mengusir ayah kandungnya.

Baca juga:

Yantoro memang memberikan rumah tersebut untuk anak sulungnya, Sudjono, namun ia masih ingin tinggal dikediaman tersebut.

Ia mengatakan bahwa tak terbesit dalam benaknya niat memiliki rumah tersebut, ia hanya ingin bertempat tinggal disitu hingga akhir hayatnya.

"Ini memang saya berikan kepada Ajong (panggilan Sudjono). Tetapi saya hanya ingin tinggal sampai saya mati. Karena di tempat inilah, saya menjalani usaha," kata Yantoro,

"Toh, nantinya tetap akan saya berikan kepada Ajong. Tetapi, kok tega saya diusir seperti ini."

Namun kini, naas Yantoro harus diusir dari rumah yang dibelinya sendiri. PN Kabupaten Kediri melaksanakan eksekusi dan relatif lancar tanpa adanya perlawanan dari pihak tergugat. Yantoro mengaku sudah lelah dengan masalah sengketa rumah yang digugat oleh anaknya sendiri.

Warga menolak Sudjono mengusir ayahnya dari rumahnya sendiri |

Tindakan Sudjono terhadap ayah kandungnya kini menyulut kegeraman warga sekitar dan sejumlah tetangganya. Beberapa bahkan menunjukkan keprihatinan dengan membawa spanduk yang berisi kecaman pada Sudjono.

Sudjono disebut sebagai anak yang tak tahu terimakasih dan tega pada orangtua kandungnya sendiri. Tulisan di spanduk-spanduk tersebut diantaranya “kenapa bapakmu kamu usir, Tuhan akan melaknatmu”, “Jangan pergi Pak Yanto, ini tanah yang kamu beli dengan uangmu sendiri”, dan masih ada beberapa lainnya.

Warga juga menolak adanya eksekusi, namun Kabupaten Kediri tetap melakukan putusan Pengadilan Negeri.

Tindakan Sudjono ini tentu menyakiti ayahnya Yantoro, bagaimana tidak, anak yang dibesarkan bahkan diberi rumah dan tanah justru mengusirnya dari tempat tinggal yang dibelinya sendiri.

Iklan Atas Artikel

Iklan Bawah Artikel