Diduga Lakukan Salat di Diskotik, Polisi Tangkap Pelaku. Polisi :Dia Gangguan Jiwa


 Postingan video yang viral, diduga pria melakukan gerakan salat, mulai dari berdiri tegak, rukuk, sujud, hingga duduk tasyahud langsung menjadi atensi kepolisian.

Pria ini diduga melakukan gerakan salat di sekitar orang lain yang sementara menikmati suasana di diskotik.

Anggota polisi Polres Sidrap Sulawesi Selatan, menyelidiki video tersebut ketika tersebar masif di media sosial. Polisi pun langsung menangkap pelaku.

Pelaku adalah seorang pria asal Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Kejadian ini terjadi pada Sabtu (23/1/2021) malam di sebuah kafe di Sidrap.

Namun setelah ditangkap polisi, ternyata pria tersebut mengalami gangguan jiwa.

“Sudah diamankan sama anggota, dia orang gila,” kata Kasat Reskrim Polres Sidrap AKP Benny Pornika dikutip kembara.id dari detiknews, Selasa (26/1/2021).

Setelah ditangkap, akhirnya polisi mengetahui bahwa orang dengan gangguan jiwa tersebut berdomisili di belakang Polres Sidrap.

Polisi menduga pria ini lepas dari pengawasan keluarga di rumahnya.

“Orang gilanya itu kan ada keluarganya. Dia tinggalnya di belakang Polres.

Jadi itu orang gila keluar, kayaknya lepas (dari penjagaan keluarga),” ujar Benny.

Benny menjelaskan kemudian pada malam hari, pria tersebut datang ke kafe.

Setiba di sana, para pengunjung tidak mengetahui pria itu waras atau tidak.

“Terus, malam-malam datanglah dia ke kafe itu, orang kafe kan nggak tahu, orang waras atau bagaimana, nah, salatlah dia di kafe situ,” tambah Benny.

Benny memastikan orang ini mengalami gangguan jiwa.

Karena saat ditanya polisi ketika interogasi, berapa usianya, dia menjawab 200 kilogram.

"Orang gila dia, ditanya berapa umurnya saja dia jawab 200 kilo,” kata Benny.

Benny juga menambahkan, petugas di Polres juga mengenal pria ini.

Namun saat video viral, polisi tak begitu mengenali siapa di dalam video itu.

Sehingga polisi harus memastikan lagi.

Selain itu warga di sekitar Polres Sidrap juga mengenalinya.

Meski alami gangguan jiwa, dia tidak mengganggu warga.

Dia hanya minta rokok, kemudian bicara sebentar dan berkeliling lagi.

Setelah mengetahui tindakan pria ini, warga sekitar sini pun tidak bereaksi.

Iklan Atas Artikel

Iklan Bawah Artikel