9 Remaja Masjid Tewas Ditabrak, Supir Bus Maut Akhirnya Serahkan Diri, Ini Sebabnya


 Supir bus Intra jurusan Medan-Siantar menyerahkan diri ke polisi usai terlibat kecelakaan maut menewaskan 9 remaja masjid di Serdangbedagai, Sumut, Minggu malam (21/2/2021).

Supir bus itu menyerahkan diri ke Polsek Pangaribuan, Polres Simalungun.

“Sudah menyerahkan diri di Polsek Dolok Pangaribuan, Simalungun, Senin sore sekitar pukul 15.00 WIB,” kata Dirlantas Polda Sumut Kombes Valentino Alfa Tatareda, Selasa (23/2/2021).

Kombes Valentino mengatakan supir bus Intra tersebut berinisial AJS.

Penyidik kecelakaan Polres Tebing Tinggi telah berkoordinasi dengan pihak Lantas Polres Simalungun. Petugas pun menjemput AJS untuk dibawa ke Polres Tebing Tinggi.

“Dan sudah dikoordinasikan oleh Kasat Lantas Polres Simalungun dan dijemput oleh penyidik laka Polres Tebing Tinggi dibawa ke Polres Tebing Tinggi,” ujar Valentino.

“Mungkin karena situasi (panik), yang bersangkutan melarikan diri,” kata Valentino, Selasa.

Valentino mengatakan saat ini masih memeriksa sopir tersebut. Pihaknnya mendalami terkait dugaan unsur kelalaian dari sopir bus yang berujung pada tabrakan yang menewaskan sembilan orang.

“Untuk statusnya nanti dulu ya, kami masih dalami. Dugaan sementara kecelakaan karena mobil Avanza oleng ke lajur bus, penyebabnya kenapa itu masih kami dalami,” ucapnya.

Polisi mengamankan supir bus Intra yang terlibat tabrakan dengan Toyota Avanza di jalan lintas Tebingtinggi-Pematangsiantar tepatnya di Serdangbedagai, Minggu (21/2/2021).

Kecelakaan maut tersebut menyebabkan sembilan orang remaja masjid Desa Lau Dendang, Kecamatan Percut Seituan, tewas.

Adapun 9 identitas pengemudi dan penumpang mobil Avanza yang meninggal dunia:

1. Fahrul Hanafi, 22 tahun (pengemudi mobil Avanza)

2. Nur Anissa, 22 tahun.

3. Isma Al Jannah, 22 tahun.

4. Nadila Anggreyani NST, 17 tahun.

5. Arzita, 19 tahun.

6. Fiqih Anugrah, 18 tahun.

7. Rafika Anggreyani NST, 18 tahun.

8. Ahmad Ridho Zaki NST, 16 tahun.

9. Juwita Asri Sormin, 19 tahun.

Seluruh korban diketahui merupakan remaja masjid yang tinggal sekampung di Desa Laut Dendang, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang.

Mereka terlibat kecelakaan usai menghadiri acara nikahan temannya di Kota Siantar. Dan Minggu malam itu, mereka ingin pulang ke rumahnya di Deli Serdang.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel