Kasus Pembunuhan Sadis di Bandung, Grup Whatsapp Keluarga Membawa Petaka


 Suterman tewas bersimbah darah di Pasar Caringin, Bandung. Di tubuh ada belasan luka tusukan.


Sebelum bunuh, Suterman terlibat kejar-kejaran dengan seorang pria. Hingga akhirnya Suterman tertangkap, lalu ditusuk hingga bunuh.


Para pedagang Pasar Caringin, Bandung hanya bisa menyaksikan peristiwa pembunuhan itu pada Kamis (18/2). Mereka tak bisa mati karena banyak pelaku menenteng senjata tajam.


Belakangan diketahui, pelaku penusukan ternyata saudaranya sendiri, Eliyudin Telaumbanua.


& quot; Itu sakit hati (malu) karena korban suka memposting foto yang dirawat di grup whatsapp keluarga, & quot; ucap Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Adanan Mangopang di Mapolrestabes Bandung, Jumat (19/2).


Eliyudin sendiri ditangkap. Pidana pembunuhan diancamkan kepada pria yang akan menikah bulan depan ini. Eliyudin terancam 20 tahun penjara.



AKBP Adanan menceritakan, jadi semua bermula dari grup whatsapp keluarga. Korban Suterman kerap memposting foto pelaku. Foto itu terkait proses lamaran.


Keluarga tersangka ini melayani melamar seorang wanita. Dan sesuai adat itu, keluarga besar dan keluarga calon mempelai harus dijamu atau dipersiapkan makan dan minum segala macam.


& quot; Ternyata oleh keluarga pelaku, kerabat dibawa ke warung makan yang sederhana dan difoto oleh korban dan pembagian di grup keluarga, & quot; lanjut dia.


Unggahan foto yang dimaksud, menurut Adanan, isyarat terkait penyambutan calon besan.


Usai pembunuhan dilakukan, polisi yang menerima informasi kasus pembunuhan itu kemudian melakukan pengejaran pada pelaku dan mendapatkan informasi jika pelaku telah menyerahkan diri ke Polres Cimahi.


Eliyudin kini meringkuk di tahanan. Dia harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Emosi karena foto di grup keluarga.

Iklan Atas Artikel

Iklan Bawah Artikel