Anak Dan Istri Naik Travel Ke Tanjung Enim, Sudah Lima Hari Tak Kunjung Sampai

 

Andi Yazib (41) mendatangi Polrestabes Palembang, dengan mimik wajah yang sedih, dikarnakan Istri dan dua anaknya hilang pada saat menaiki travel tujuan Tanjung Enim.

Kejadian bermula pada saat ketiga korban yang diketahui bernama Ririn Tamara (24) yaitu istri Andi, Muhammad Rizki Islami (3), dan Raisya Sakira Islamiah (1) diantar ibunya dan juga keluarganya menaiki bentor dari rumah mertua Andi di jalan KI Kemas Rindo, Kecamatan Kertapati menuju Jalan KI Meragon untuk berangkat menggunakan mobil travel avanza warna hitam BG 1786 QG, pada Sabtu (6/3/2021) sekitar pukul 12.00 WIB.

Andi mengatakan, setelah di TKP ketiga korban langsung berangkat menggunakan mobil travel tersebut dengan disaksikan mertua dan keluarganya.

“Meraka menginap di Palembang dan sering pulang pergi ke rumah orang tua istri saya, dan saya bekerja di Tanjung Enim sehingga pada hari itu mereka pulang ke rumah kami,” ujar warga Jalan Lintas Sumatra, Dusun II, RT/RW 006/000, Kelurahan Karang Agung, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim.

Keesokan harinya keluarga korban yang berada di Palembang menelpon suami korban dan bertanya apakah ketiga korban sudah sampai di Tanjung Enim.

Namun suami korban mengatakan, ketiga korban belum sampai.

“Saya ditelpon mertua saya dan dia mengatakan apakah ketiga korban sudah sampai, namun saya mengatakan istri dan dua anak saya belum pulang. Dan saya juga baru tahu kalau mereka mudik pada hari itu lantaran saya tidak diberi tahu sebelumnya,” katanya.

Kemudian Andi beserta keluarganya berusaha mencari ketiga korban namun tidak membuahkan hasil.

“Nomor istri saya sudah tidak aktif lagi,” jelasnya.

Tidak sampai disitu, Andi kemudian berangkat ke Palembang bersama keluarganya ia mencoba menghubungi dan mendatangi pihak travel di Palembang maupun di Tanjung Enim, untuk memastikan mobil tersebut memang travel atau bukan.

“Keluarga kami mencatat BG travel tersebut, dan saat kami mendatangi loket travel jurusan Tanjung Enim di kawasan TKP pihak loket mengatakan BG travel tersebut tidak terdaftar di loket Palembang maupun Tanjung Enim,” katanya.

Hingga saat ini pihak keluarga masih berupaya mencari korban, dan menanyakan apakah istri dan kedua anaknya memesan tiket travel di loket resmi atau hanya menaiki dan menyetop travel di pinggir jalan.

Atas kejadian tersebut, Andi mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang, dengan harapan agar istri dan kedua anaknya cepat ditemukan dalam keadaan sehat.(Kiki)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel