Hanya Karena Masalah Sepele Seorang TKA Tendang Karyawati di PT Taekwang Subang, Alhasil Langsung Dipecat dan Dideportasi ke Negaranya

 

Video yang merekam tenaga kerja asing (TKA) asal Korea Selatan yang melakukan kekerasan terhadap pekerja lokal viral di media sosial. Pelaku telah dipecat dari pekerjaannya dan kembali ke Korea Selatan.

Manajer Senior PT Taekwang Industrial Indonesia Epi Slamet mengatakan, kasus kekerasan TKA terhadap pekerja lokal yang viral di media sosial tersebut berawal ketika TKA atas nama Kim Eui Ho melaksanakan partroli protokol kesehatan (prokes) saat jam istirahat.

Kim Eui Ho menemukan pekerja membawa makanan. Melihat hal itu, TKA tersebut marah-marah dan menendang makanan. Sebagian makanan mengenai bagian tubuh pekerja lokal.

"Akibat peristiwa tersebut, PT Taekwang langsung melakukan PHK (pemutusan hubungan kerja) terhadap TKA bernama Kim Eui Ho. Bahkan perusahaan langsung mendeportasi TKA tersebut ke negara asalnya, Korea Selatan," kata Epi Slamet.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kadisnakertran) Kabupaten Subang menyayangkan kasus tersebut. Setelah viral, Disnakertrans Subang memanggil pihak perusahaan di hari yang sama untuk memberikan sanksi terberat bagi TKA tersebut.

"Untuk mencegah kekerasan terhadap pekerja lokal kembali terjadi di dalam perusahaan, Disnakertrans Subang akan melakukan pengawasan secara ketat bagi setiap TKA yang bekerja di Kabupaten Subang," kata Yeni Nuraeni.

Diberitakan sebelumnya, sebuah video yang memperlihatkan TKA asal Korea Selatan melakukan kekerasan kepada pekerja lokal viral di media sosial. Penyebab kekerasan itu sepele. Pekerja lokal membawa makanan ke dalam pabrik saat istirahat.

Dalam video berdurasi 17 detik yang membuat heboh warga Subang tersebut tampak TKA marah-marah lalu menendang sesuatu di lantai. Para pekerja lokal yang semuanya perempuan diam ketakutan. Perekam video pun terpaksa harus bersembunyi untuk merekam aksi kekerasan tersebut.