Pasang Kupingnya, Buzzer Sudah Dicap Haram Oleh MUI, Ustad Hilmi: Teman-Teman Muslim, Tobat Yuk..!

 


Pendakwah Ustad Hilmi Firdausi, mengajak kepada masyarakat untuk bijak dalam menggunakan media sosial. Hal tersebut dikatakan sekaligus merespons fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang mengatakan bahwa profesi Buzzer haram, termasuk pihak-pihak yang menyuruh, membantu, serta memanfaatkannya.

Menurut dia, setiap perbuatan manusia di muka bumi, akan mendapatkan hisabnya. Baca Juga: Para Buzzer Ingat Fatwa MUI, Haram Lakukan Hal Ini di Media Sosial

“Sungguh waktu kita bermedsos kelak akn Allah hisab. Maka gunakanlah medsosmu utk kebaikan,mengajak ketaa’tan & mencegah kemunkaran. Mungkin nanti akn ada pertanyaan ttg apa yg kita posting & manfaatnya, siapa yg kita follow, kpd siapa like & komen kita berikan. Berhati2lah kawan,” cuitnya, seperti dikutip dalam akun Twitternya, Selasa (16/2/2021).

Karena itu, ia meminta kepada masyarakat yang muslim untuk meninggalkan dan menjauhi pekerjaan buzzer.

“Ingat yaa...fatwa MUI bahwa buzzer itu pekerjaan haram. Kalau masih mengaku seorang muslim, sebaiknya tinggalkan profesi ini & segera taubatan nasuha. Termasuk yg menyuruh, membantu & memanfaatkan jasanya,” imbuhnya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel