Kasus Bully Memakan Korban Lagi, Tega Tusuk Teman karena Sering Diejek Pendek


 Tersangka Dewa Putu Andre Basudewa usai diamankan di Mapolsek Seririt. Ia kini resmi ditetapkan sebagai tersangka usai melakukan penusukan terhadap Korban Ida Bagus KPW yang masih tetangganya sendiri.

USAI diamankan karena melakukan penganiayaan, polisi akhirnya menetapkan Dewa Putu Andre Basudewa, 18, sebagai tersangka

Remaja asal Banjar Dinas Kelodan, Desa Ringdikit, Kecamatan Seririt, ini ditetapkan sebagai tersangka kasus penusukan terhadap tetangganya sendiri, Ida Bagus KPW, 15. Lalu apa sebenarnya motif hingga tersangka nekat dan tega menusuk korban yang masih duduk di bangku SMP ini?

ANDRE Basudewa resmi ditetapkan sebagai tersangka, sejak Selasa (13/4).

Selama proses penyidikan, tersangka disebut cukup kooperatif. Tersangka juga secara lugas menceritakan proses demi proses kasus penusukan yang dilakukannya.

Dari hasil penyidikan, tersangka menusuk korban karena merasa sakit hati. Sebab tersangka sering diejek dan dijauhi.

Dalam kondisi emosi, tersangka mendatangi teman-temannya yang sedang berkumpul di pos kamling yang ada di Banjar Dinas Kelodan, Desa Ringdikit. Tersangka langsung menusuk korban di bagian leher.

“Motifnya tersangka ini sering diejek oleh teman-temannya, gara-gara badannya lebih kecil. Sampai akhirnya nekat menusuk korban ini. Kami masih dalami lagi, kenapa justru korban yang ditusuk. Sebab di TKP itu ada banyak remaja lainnya,” terang Kapolsek Seririt Kompol Gede Juli.

Selain itu, polisi juga masih mendalami asal pisau yang dibawa tersangka untuk melakukan aksi penusukan.

“Apakah ini direncanakan atau spontan. Itu masih kami dalami lagi. Sementara ini kondisi fisik dan psikis tersangka terlihat sehat dan biasa saja,” imbuh Juli.

Sementara itu, secara terpisah, Perbekel Ringdikit I Made Sumadi saat dihubungi mengatakan, tersangka sebenarnya sosok yang pendiam.

“Memang karakternya pendiam. Jarang keluar rumah. Makanya saat ada kejadian kemarin itu, saya kaget juga karena tidak menyangka anak ini sampai melakukan perbuatan seperti itu. Apalagi kan dia sebentar lagi seharusnya lulus SMA,” ujar Sumadi.

Di sisi lain, Dirut RSUD Buleleng dr. Putu Arya Nugraha, Sp.PD. mengatakan, tim medis sudah menuntaskan proses operasi terhadap korban. Sejauh ini kondisi korban Ida Bagus KPW mulai membaik.

Luka yang mengenai leher korban, tak sampai mengenai organ vital. Sehingga nyawa korban berhasil terselamatkan.

“Tanda vital terlihat stabil. Kondisi lukanya juga tidak sampai kena organ vital. Sementara ini keluhan dari pasien ini hanya nyeri di daerah luka dan pusing karena banyak kehilangan darah. Tapi itu fase yang wajar. Sekarang tinggal proses pemulihan luka saja,” kata Arya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Ida Bagus KPW, pelajar asal Banjar Dinas Kelodan, Desa Ringdikit, tiba-tiba ditusuk oleh tetangganya.

Saat itu korban bersama teman-temannya disebut sedang duduk di poskamling dekat rumah. Tiba-tiba tersangka Andre Basudewa datang dan langsung menusuk korban yang tengah bermain ponsel.

Setelah ditusuk, korban sempat pulang ke rumahnya dengan berjalan kaki. Dalam kondisi leher terus mengucurkan darah, korban masih mampu berjalan sejauh 25 meter ke rumahnya.

Pihak keluarga pun langsung membawa korban ke RSU Santi Graha Seririt. Namun karena kondisi luka terbilang parah, korban langsung dirujuk ke RSUD Buleleng guna menjalani operasi.

Sementara tersangka Andre Basudewa setelah peristiwa terjadi langsung kembali ke rumahnya. Tersangka diamankan polisi sekitar pukul 20.30 malam.

Akibat perbuatannya kini tersangka harus menginap di sel tahanan Mapolsek Seririt. Tersangka dijerat pasal 351 ayat 1 KUHP tentang penganiayaan, dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel