Rumah Tangga Sering Diganggu, Suami di Sukoharjo Nekat Culik dan Siksa Mantan Pacar Istri


 – Seorang suami berinisial RA, (27) nekat menculik dan menyiksa mantan pacar istrinya Lucas Tandy Budiman, (26), di Makam Purwoloyo, Solo. Hal itu dilakukan lantaran Lukas diduga sering mengganggu rumah tangganya.

Penyiksaan sendiri dilakukan dengan cara menyetrum badan korban dengan menggunakan alat setrum kejut.

Dalam melancarkan aksinya, pelaku RA dibantu adiknya DS, (24) dan dua rekan masing-masing EA, (23), dan A, (20). RA dan DS ditangkap polisi sedangkan EA dan A masih buron.

Informasi yang dihimpun Solopos.com, kejadian penculikan dan penyiksaan terhadap korban Lucas terjadi pada 16 Maret lalu sekitar pukul 22.00 WIB.

Hal itu terjadi setelah RA menerima keluhan dari istri jika korban telah meludahi istrinya tersebut. Lantaran tak terima istrinya diludahi sang mantan, RA mencari keberadaan korban dengan pelaku EA.

RA lantas meminta bantuan sang adik DS dan A untuk ikut mencari keberadaan korban. Hingga akhirnya korban ditemukan di rumahnya di Blimbing, Gatak.

Keempat pelaku ini lantas menemui korban dan mengajak penyelesaian secara baik-baik. Namun korban terus mengelak jika sudah meludahi istri RA.

Pelaku yang naik pitam kemudian menyerat korban ke dalam sebuah mobil dan membawanya ke area makam Purwoloyo.

Di makam tersebut, pelaku mengikat tangan dan kaki korban. Kemudian pelaku menyiksa korban dengan menyetrum tubuhnya.

“Korban ini disiksa dan disetrum badan, kaki kanan dan kiri. Lalu tangan kanan dan kirinya juga disetrum,” kata Kapolres Sukoharjo AKBP Bambang Yugo Pamungkas, Selasa (13/4/2021).

Kapolres mengatakan korban disekap dan disiksa selama sehari. Setelah puas menyiksa, pelaku membawa korban kembali ke rumahnya.

Sesampainya di rumah, korban diturunkan dari mobil dan kembali mendapat pukulan di mata sebelah kiri. Atas kejadian ini korban melaporkan kasus penculikan dan penyiksaan ke polisi.

Polisi langsung mencari pelaku dan mengamankan RA dan DS. Sementara dua pelaku lain EA dan A masih dalam pengejaran polisi.

“Kasusnya ini murni dendam karena korban ini mantan pacar istrinya pelaku RA. Dan korban masih sering mengganggu istrinya. Puncaknya saat istrinya diludahi korban,” katanya.

Kendati demikian, Kapolres mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap istri RA, korban tidak pernah meludahinya. Alasan istri RA mengadu ke suaminya lantaran merasa sakit hati dan sering diganggu korban.

Pelaku RA mengakui perbuatannya lantaran dilandasi dendam pribadi. Sebab antara korban dan istrinya pernah ada hubungan asmara di masa lalu. Apalagi korban masih sering mengganggu istrinya.

“Saya dendam karena dia sering mengganggu keluarga saya,” tuturnya.

Akibat ulah tersebut, para tersangka dikenakan Pasal 328 dan Pasal 170 dan Pasal 351 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun kurungan.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel