Serda Kom Purwanto Gugur dan Miniatur Kapal Selam KRI Nanggala-402, Istri: Ini Mas yang Bikin

 

Kapal selam KRI Nanggala-402 telah dinyatakan tenggelam atau subsunk di perairan laut utara Bali, pada Sabtu (24/4/2021) sore.

Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Marsekal Hadi Tjahjanto juga menyampaikan, 53 awak kapal telah gugur.

Duka mendalam pun dirasakan oleh keluarga para awak kapal selam KRI Nanggala-402, termasuk keluarga Serda Kom Purwanto.

Suasana berkabung terlihat jelas di rumah duka almarhum Serda Kom Purwanto yang berlokasi di Jalan Dukuh Bulak Banteng Surabaya.

Kendati sedang berduka, keluarga almarhum Serda Kom Purwanto terlihat tabah dan sabar.

"Nggak ada pesan apa-apa pamit seperti biasa," kata Dian Arisa, istri awak KRI Nanggala-402 Serda Kom Purwanto saat ditemui di kediamannya di Jalan Dukuh Bulak Banteng Surabaya, Senin (26/4/2021).

Dian tak memiliki pikiran apa pun saat Serda Purwanto berpamitan hendak menjalankan tugas latihan pada Senin (18/4/2021) kemarin.

Sebab, sang suami telah berdinas selama satu dekade atau 10 tahun di KRI Nanggala-402.

Tak heran ia tak merasakan firasat apapun.

Raut muka sembab, masih terlihat di wajah Dian.

Dia mengaku masih ingat saat sepekan sebelumnya, sang suami mengajak liburan sekeluarga di kawasan wisata di Pasuruan.

"Pekan sebelumnya sempat foto bersama anak-anak di Chimori, Pasuruan," ujar ibu dengan dua orang putri tersebut.

Dian masih ingat saat ramai di pemberitaan bahwa KRI Nanggala 402 hilang kontak.

Ia mengaku langsung syok dan pasrah.

"Langsung syok mas, sudah pasrah dan ikhlas. Toh juga sudah risiko," katanya.

Putri sulungnya juga sering menanyakan keberadaan ayahnya.

"Kalau putri bungsu sih nggak pernah menanyakan," ungkap Dian.

Bagi Dian, suaminya itu merupakan sosok yang ulet dan suka membuat kerajinan tangan.

Saat di rumah yang berlokasi di Jalan Dukuh Bulak Banteng Surabaya ini, tim tertarik dengan wadah kaca yang berisikan replika Kapal Selam KRI Nanggala-402.

Sebagian kapal selam itu terpampang kokoh dengan bertuliskan 402.Ini mas (suami) yang bikin, buatnya pakai semen. Emang suka bikin kerajinan tangan," kata Dian.

Harapan dan doa terbaik dipanjatkan oleh sejumlah peziarah untuk almarhum Serda Purwanto.

Termasuk doa dari Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Reni Astuti yang sempat melayat ke rumah duka.

"Yang pasti doa terbaik. Kami turut berduka secara mendalam semoga keluarga yang di tinggalkan diberi kesabaran dan ketabahan. Dan almarhum diberikan tempat terbaik di sisi-Nya," tutur Reni.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel