Susi Pudjiastuti Sentil Jokowi Terkait Kenaikan Pangkat 53 Awak KRI Nanggala: Harusnya Lebih dari Satu Tingkat

 

Pasca dinyatakan tenggelam dan seluruh awak KRI Nanggala 402 dipastikan gugur, Presiden Joko Widodo memberikan penghargaan kepada seluruh awak KRI Nanggala yang tenggelam di perairan Bali.

Penghargaan dari Presiden Jokowi tersebut berupa kenaikkan pangkat satu tingkat lebih tinggi dari pada pangkat sebelum para awak kapal KRI Nanggal 402 meninggal dunia.

Presiden Jokowi juga memberikan tanda kehormatan Bintang Jalasena kepada 53 awak KRI Nanggala 402.

Selain itu, untuk putra dan putri yang ditinggalkan, Presiden Jokowi memberikan jaminan pendidikan hingga jenjang pendidikan S-1.

Pemberian penghargaan berupa kenaikkan pangkat satu tingkat lebih tinggi itu mendapat kritikan dari Susi Pudjiastuti.

Menurut Susi Pudjiastuti, kenaikkan pangkat 53 awak itu seharusnya tidak hanya satu tingkat.

"Pak Presiden yang terhormat, kenaikkan pangkat luar biasa harusnya tidak satu tingkat," cuit Susi Pudjiastuti, dikutip mantrasukabumi.com dari akun Twitter @SusuPudjiastuti pada Rabu, 28 April 2021.

Halaman:

Sumber: Twitter

/@susipudjiastuti

Menurutnya, Presiden Jokowi bisa menaikkan pangkat hingga dua tingkat atau lebih.

"Sebagai Panglima Tertinggi Bapak Presiden bisa menaikkan dua sampai dengan empat level, dari pangkat mereka sekarang," tulis Susi Pudjiastuti.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, setelah KRI Nanggala 402 hilang kontak, TNI dan sejumlah pihak lainnya melakukan pencarian.

Hingga akhirnya pada Sabtu, 24 April 2021, KRI Nanggala 402 itu dinyatakan tenggelam.

Lalu pada Minggu, 25 April 2021, tim pencarian menemukan letak keberadaan kapal selam tersebut, yaitu di kedalaman 838 meter di perairan utara Bali.

Kapal tersebut terlihat sudah tidak utuh lagi, sehingga pihak TNI menyatakan bahwa 53 awak KRI Nanggala 402 dinyatakan telah gugur atau meninggal dunia.

Setelah letak kapal selam itu ditemukan, TNI dan sejumlah pihak lainnya akan berupaya untuk melakukan pengangkatan kapal selam tersebut.

Pada kesempatan lain, Presiden Joko Widodo menyatakan akan menaikkan pangkat ke 53 awak kapal KRI Nanggala 402 yang tenggelam di perairan Bali.

Selain itu, seluruhnya mendapatkan penghargaan bintang Jalasena dan pemerintah juga menjamin pendidikannya hingga jenjang sarjana seluruh putra-putri prajurit TNI AL yang gugur.***

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel