Sopir Truk Bermuatan 20 Ton Besi Tewas Tergencet Muatannya


 Truk bermuatan besi seberat 20 ton mengalami kecelakaan di jalan raya Kintamani menuju Desa Manikliyu, tepatnya di utara Pasar Tenten, Kintamani, Kamis (27/5) pagi. Bedag depan truk yang dikemudikan Alvian Ali warga Jembrana itu tiba-tiba roboh dan menyebabkan kepala truk ringsek tergencet muatan besi. Akibatnya sopir tewas di lokasi dengan kondisi terjepit di dalam kemudi.

Peristiwa kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 05.00 wita. Awalnya, truk warna hijau bernomor polisi DK 8511 WQ datang dari arah timur menuju ke barat. Truk tersebut hendak membawa besi ke proyek bendungan Sidan di wilayah Payangan, Gianyar.

Sesampainya di TKP, tiba-tiba bedag (bak) bagian depan truk roboh. Muatan besi seberat 20 ton itupun menggencet bagian kepala truk hingga ringsek. Alvian, sopir truk 37 tahun itu tewas di lokasi.

Kasatlantas Polres Bangli AKP Ketut Sukadana mengatakan dalam peristiwa itu hanya ada sopir di dalam truk. Korban tidak mengajak kernet. Lokasi tempat truk mengalami kecelakaan, berada di jalan datar agak menurun. Penyebab robohnya bedag truk bukan karena kelebihan muatan. Namun diduga karena las penyangga pada bedag yang tidak kuat menahan beban sehingga roboh. “Biasanya truk itu membawa muatan besi 25 ton. Tapi saat kejadian besi yang dibawa 20 ton,” ujarnya.

Proses evakuasi korban yang tewas tergencet di dalam kemudi, berlangsung sekitar sejam. Proses berlangsung cukup lama karena petugas harus menurunkan muatan besi terlebih dahulu. Pasca kejadian korban dibawa ke rumah sakit.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel