Ternyata Dapat Tenggelamkan Kapal dan Kematian Penyelam, Begini Sains dan Al-Qur'an Ungkap Kondisi Laut Dalam

 

Tenggelamnya Kapal KRI Nanggala 402 masih menimbulkan banyak pertanyaan oleh masyrakat.

Selain pertanyaan, spekulasi bermunculan di media sosial tenggelamnya kapal tersebut.

Mulai spekulasi adanya rudal yang mengenai KRI Nanggala, hingga adanya kekuatan magis di laut tersebut.

Kendati demikian pihak berwenang menjelaskan bahwa spekulasi tersebut tidak bersandar pada fakta yang ditemukan.

Kendati demikian, ternyata perlu diketahui ternyata banyak orang yang belum mengetahui apa saja yang kediupan yang ada di perairan laut dalam.

Sebagaimana diketahui bahwa KRI Nanggala tenggelam di kedalaman kurang lebih 800 meter.

Berkaitan dengan itu, sebelum Sains di dalam Al quran sudah dijelaskan terkait kondisi laut beserta wilayah yang dapat menenggelamkan kapal

Dilansir oleh Tim Lingkar Madiun dari kanal YouTube Islam Popular pada 1 Maret 2021, berikut adalah wilayah laut yang dapat menenggelamkan kapal:

Lautan berkali-kali lipat luasnya daripada daratan, maka tidak heran jika lautan menyimpan banyak misteri.

Karena berkembangnya ilmu teknologi, para ilmuwan terus menjajaki laut untuk menjawab satu per satu misteri yang ada di laut.

Menurut penelitian bahwa kegelapan lautan dan samudra kedalaman 200 meter atau lebih hampir tidak dijumpai cahaya.

Bahkan pada kedalaman 1000 meter, tidak dapat ditemui cahaya sama sekali.

Pada kedalaman itu, manusia sudah tidak mampu menyelam.

Sebab pada kedalaman di bawah 40 meter, para penyelam handal perlu bantuan peralatan khusus.

Itulah mengapa manusia tidak akan mampu bertahan hidup ketika menyelam pada kedalaman 200 meter.

Salah satu alternatif untuk mengetahui keadaan laut adalah dengan ciri-ciri makhluk hidup yang ada di dalamnya.

Para ilmuan menggunakan kapal selam, dan teknologi khusus yang dikembangkan untuk mengetahui kondisi laut.

Dengan mengarungi lautan dan tak jarang mengalami kecelakaan pelayaran, kecelakaan terjadi pada titik-titik tertentu.

Seperti yang dijelaskan dalam Al-Qur’an. Allah SWT berfirman:

“Atau seperti gelap gulita di lautan yang dalam. Yang diliputi oleh ombak yang di atasnya ombak (pula). Di atasnya (lagi) awan: gelap gulita yang tindih-bertindih, apabila dia mengeluarkan tangannya, tiadalah dia dapat melihatnya, (dan) barangsiapa yang tiada diberi cahaya (petunjuk) oleh Allah SWT tiadalah ia mempunyai cahaya sedikitpun.” (QS. An-Nur: 40).

Sebagaimana Artikel yang pernah tayang dengan judul "Terbongkar! Ternyata Sudah Ada dalam Al Qur'an, Kondisi Laut yang Dapat Menenggelamkan Kapal" di Lingkar Madiun, semua kondisi yang terjadi di lautan telah menjadi kehendak Allah SWT, manusia hanya bisa berikhtiar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel