Dua Bocah Dianiaya Ayah Tiri Hingga Sang Adik Meninggal, Karena Sang Ibu Menolak Ajakan Untuk Mencuri Motor

Dua bocah yang berstatus kakak dan adik ditemukan di sebuah bangunan kosong Desa Benakat Minyak, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan.

Dihimpun dari Sripoku, warga desa, Rian, mengatakan kalau saat ditemukan sang kakak sedang menangis karena adiknya terlihat sudah tak bernapas lagi, Kamis (28/8/2021) sekitar pukul 14.00 WIB.

"Satu menangis dan satu tergeletak dan tidak bernapas lagi," ujar Rian.

Kanit Reskrim Talang Ubi, Ipda Arzuan membenarkan adanya kejadian itu.

Arzuan mengatakan kalau peristiwa tersebut berawal dari ayah tiri korban (AN) mengajak ibunya (RD) bersama anak-anak mereka untuk mencuri sepeda motor.

AN memaksa istri dan anak-anaknya untuk naik motornya dan mencari target pencurian.

AN juga kerap mengancam RD kalau tidak mau ia akan membunuh anak-anaknya.

Namun, ketika motor AN akan melaju, RD tiba-tiba lompat dari motor.

Setelah berhasil melompat, RD berteriak minta tolong kepada warga sekitar.

"Ibu korban juga sempat berteriak kepada kedua anaknya supaya melompat dari sepeda motor," kata Arzuan.

Warga sempat mengejar pelaku dan anak-anak itu tapi tidak berhasil.

Pengakuan dari bocah yang masih hidup, ia bersama adiknya dibawa ke hutan.

Sampai di sana AN melakukan penganiayaan kepada mereka.

"Saat tiba di hutan daerah Simpang Empat Desa Bekakat Minyak, AN menghentikan motornya,"

"Lalu menyiksa kedua anak tirinya yang masih balita dengan cara memukul,"

"Memaksa adiknya meminum air sungai, hingga akhirnya korban tidak bergerak dan meninggal dunia," jelasnya.

Kemudian, AN membawa dua anaknya ke bangunan kosong lalu dan meninggalkan mereka.

BACA JUGA : 


"Terdapat luka memar di beberapa bagian tubuhnya, bahwa korban diduga meninggal karena dianiaya," tambahnya.

Kini jenazah sang adik sudah dijemput ibu kandungnya di RSUD Talang Ubi untuk selanjutnya dimakamkan.

Arzuan menyebut kalau AN masih dalam pengejaran polisi.

"Kita masih melakukan pengejaran terhadap pelaku yang identitasnya sudah diketahui,"

"Doakan saja semoga segera bisa ditangkap," harap Arzuan.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel