Main Game Online Sambil Cas Ponsel, Bocah 16 Tahun Ini Tetiba Berteriak hingga Akhirnya Meregang Nyawa, Tim Medis Bongkar Fakta Tak Disangka-sangka

 


Di era modern ini banyak orang yang gemar bermain game online untuk mengusir bosan.

Bahkan, mereka bisa menghabiskan waktu berjam-jam untuk memainkan game online yang mereka suka.

Tak hanya itu, beberapa orang juga nekat memainkan game online meski ponselnya sedang diisi daya atau di cas.

Siapa sangka, bermain game onine sambil cas ponsel bisa menimbulkan bahaya serius.

Hal naas tersebut dialami oleh bocah 16 tahun ini.

Dilansir dari laman gridpop.id dari laman kompas.com, bocah berinisial MAG (16) ini ditemukan sudah meregang nyawa usai main game online sambil mengecas ponselnya.

Kejadian ini terjadi pada Sabtu (13/03/21) lalu.

Kapolres Blora AKBP Wiraga Dima Tama pun meruntut kejadian yang menimpa santri Pondok Pesantren Sabilurrosyad/MA Assyakur tersebut.

Dikatakan Wiraga, kejadian berawal saat korban masuk ke kamarnya lalu mengecaskan ponselnya ke stopkontak.

Setelah itu, korban tiduran di lantai sambil memegang ponsel dan memainkan game online.

"Lalu sekitar selang lima menit korban berteriak 'aku kesetrum'," kata Wiraga saat dikonfirmasi, Sabtu (13/3/2021).

Kemudian, salah seorang teman korban yang mendengar itu langsung berinisiatif mencabut pengecas ponsel tersebut dari stopkontak.

Setelah itu, lanjutnya, saksi langsung membangunkannya dan memberinya minum. Namun, air tersebut dimuntahkan korban.

"Saksi berusaha menolong korban dengan membangunkan korban dan diberikan minum namun korban masih terengap-engap dan air dimuntahkan kemudian korban pingsan," jelasnya.

Kemudian, korban dibawa ke Puskesmas Banjarejo. Namun, sesampainya di Puskesmas korban dinyatakan meninggal dunia.

Kata Wiraga, dari hasil pemeriksaan pihak Puskesmas Banjarejo tidak ditemukan bekas tanda-tanda penganiayaan.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis Puskesmas Banjarejo terdapat luka bakar, dan pada tubuh korban lainnya tidak ditemukan adanya bekas luka yang merupakan tanda-tanda penganiayaan," jelasnya.

Sebagai tambahan informasi,melanisr dari laman nationalgeographic.grid.id, Lucky Sebastian, seorang pengamat teknologi gawai menjelaskan, bahwa ponsel yang sedang diisi ulang, mau itu sedang dipakai atau tidak, bisa saja meledak jika ada sistem yang salah.

Sebab, pada saat diisi ulang, baterai mengalami reaksi kimia dan menghasilkan panas.

"Saat dicas dan digunakan sekaligus, panas yang dihasilkan memang bisa berlebihan. Sebab, prosesor tetap bekerja sementara baterai sendiri juga menghasilkan panas dari proses charging," ucap Lucky.

Meski begitu, lanjut Lucky, rata-rata ponsel saat ini sudah memiliki teknologi yang 'pintar'.

Ketika handphone sedang diisi ulang dan digunakan, cip pengatur charging akan memperlambat prosesnya.

Selain itu, ponsel masa kini juga sudah menerapkan teknologi fast charging sehingga panas yang akan dihasilkan nantinya tidak berlebih.

Apabila panas melebihi batas, handphone akan memberikan peringatan.

Kendati demikian, kita tentu tetap harus lebih waspada dan hati-hati!

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel