Sakit Hati Adik Dicabuli, Sang Kakak Tikam Dada Korban Hingga Tewas


Sakit hati, Muhammad Ilyas (28), warga Basung II, Rt 06, Rw 02, Sungai Tiung, Cempaka, Banjarbaru, Kalimantan Selatan tikam hingga tewas Robbiannor (53).

Dipaparkan Kapolres Banjarbaru, AKBP Nur Khamid melalui Kasi Humas Polres Banjarbaru, AKP Tajuddin Noor, peristiwa berdarah tersebut terjadi pada Senin (16/8/2021) sekitar pukul 19.00 wita di Desa Basung II, Rt 06, Rw 02, Sungai Tiung, Cempaka, Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

Tak terima, kecewa dan sakit hati sang adik diperlakukan seperti itu, pelaku Ilyas lantas merencanakan pembunuhan terhadap korban sejak hari Minggu.

"Pemicunya pelaku Muhammad Ilyas sakit hati sang adik telah di cabuli oleh korban Robbiannor pada Sabtu (14 /8/2021) di kediaman pelaku," ungkap Tajuddin, Selasa (17/8/2021).

Yang mana pelaku telah dengan sengaja mempersiapkan serta mengasah senjata tajam jenis sangkur untuk digunakan membunuh Robbiannoor.

"Lalu, di hari kejadian pelaku Ilyas yang telah mempersiapkan sajam tersebut bertemu dengan korban yang saat itu meminta tolong kepada pelaku untuk memangkas rambutnya," urainya.

Disaat itulah pelaku Ilyas mendapatkan kesempatan melancarkan niatnya menusuk korban Robbinannor yang tengah lengah dalam posisi hendak di potong rambut oleh pelaku.

Berdasarkan keterangan pelaku Ilyas, lanjut Tajuddin, pelaku mengambil pisau yang ada di pinggangnya dan langsung menusuk dada korban sebanyak dua kali tepat di dada sebelah kiri hingga mengenai paru-paru korban.

Akhirnya korban Robbiannoor pun tewas dalam perjalanan menuju ke RSUD Idaman Banjarbaru.

Berdasarkan identifikasi di tim identifikasi Polres Banjarbaru dan RSUD Idaman Banjarbaru, korban tewas dengan luka tusuk di bawah kirii dengan lebar 0,5 cm panjang 3cm dan kedalaman 6 cm, luka tusuk di bawah dada kiri ke arah rusuk dengan lebar 0,5 cm panjang 2 cm dan kedalaman 3 cm lalu adapula luka sayatan di jari telunjuk dengan panjang 3 cm.

Penyebab kematian korban diduga kuat krn tusukan dari benda tajam sejenis pisau yg merobek bagian paru-paru korban dan mengakibatkan pendarahan hebat sehingga korban kehabisan darah dan meninggal dunia.

Usai melancarkan aksinya menusuk korban, pelaku Ilyas lantas melarikan diri ke sebuah pondok kebun semangka yang berada di Jalan Aneka Tambang, Komplek Abdi Persada,Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

Kemudian kejadian tersebut dilaporkan masyarakat ke Polsek Banjarbaru Timur.

Selang empat jam setelah di laporkan perihal pembunuhan tersebut tim Gabungan Unit Reskrim Polsek Banjarbaru Timur, Unit Resmob Polres Banjarbaru, Resmob Ditreskrimum Polda Kalsel di pimpin Kasat Reskrim Polres Banjarbaru Iptu Martinus Ginting, SH dan Kapolsek Banjarbaru Timur Ipda Subroto Rindang Arie Setyawan, SH, MH dan Katim Resmob Polda Kalsel berhasil menangkap pelaku di pondok kebun semangka yang menjadi tempat persembunyian pelaku.

Dari penangkapan pelaku, petugas menemukan dan mengamankan barang bukti berupa satu buah sajam jenis sangkur tanpa kumpangnya yang disembunyikan pelaku di sebuah pipa paralon di belakang pondok, sarung yang ada bekas tusukan dan bercak darah, baju yang dikenakan korban dan celana pendek yang dikenakan korban.

Setelah berhasil di tangkap, pelaku Ilyas beserta barang bukti langsung di bawa ke Polsek Banjarbaru Timur.

Atas tindakan pembunuhan berencana subsider penganiayaan berencana hingga menyebabkan matinya korban Robbinannor yang dilakukannya, pelaku Ilyas terancam dikenakan Pasal 340 Sub 353 Ayat 3 Sub 351 Ayat 3 KUHPidana.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel