Suami Telanjur Ucapkan Cerai Saat Emosi, Jatuh Talak atau Tidak? Ini Pendapat Buya Yahya

 

Masalah dalam rumah tangga memang sangat beragam, akan tetapi harus bisa mengendalikan emosi agar tidak terjadi sesuatu yang tidak diingingkan.

Terkadang, ketika emosi baik suami maupun istri bisa saja mengucapkan kata cerai atau talak.

Dalam sebuah kasus, saat bertengkar ada seorang suami yang terlanjut mengatakan talak satu atau cerai kepada istrinya.

Ketika si istri bertanya ke beberapa imam masjid apakah sah talak suaminya yang tanpa saksi tersebut. Imam masjid menjawab bahwa itu tidak sah.

Namun karena diucapkan saat emosi, lama kelamaan suami itu sadar dan ingin rujuk kembali.

Akan tetapi keduanya khawatir untuk berkumpul karena takut terjadi zina, sebab telah berkata cerai.

Meski imam masjid mengatakan tidak jatuh talak, keduanya merasa ragu. Akhirnya bertanya kepada Buya Yahya.

Menurut Buya Yahya ada kemungkinan ketika wanita tersebut bertanya kepada imam masjid, dia tidak bercerita secara jujur.

“Mungkin anda tidak menyampaikan semua yang terjadi dan anda dengar sehingga imam masjid berkata demikian,” katanya, dilansir PORTAL JEMBER dari YouTube Al-Bahjah TV yang diunggah 19 Agustus 2021.

Mengenai hal tersebut, Buya Yahya menegaskan bahwa perkataan suami yang menjatuhkan talak itu sudah sah jatuh talak, meski tanpa adanya saksi.

Menambahkan, baik suami maupun istri apabila mengatakan cerai maka itu sah jatuh talak.

“Meskipun tanpa saksi, tiba-tiba suami anda mengatakan engkau aku cerai 1, maka jatuh cerai (talak),” tegasnya.

Lebih lanjut, apabila keduanya masih mau rujuk dan kembali hidup bersama, Buya Yahya memberikan penejelasan dengan sebuah hadits agar tidak terjadi zina.

“Karena suami anda sudah mencerai 1, selagi dalam masa iddah, sebelum berlalu 3 kali suci dalam mazhab Imam Syafi’i, maka suami anda cukup mengatakan ‘aku rujuk kamu wahai istriku’ selesai,” jelas Buya Yahya.

Menurutnya, hal tersebut sudah sah dan halal bagi keduanya untuk hidup bersama kembali meskipun tanpa adanya saksi.

Terakhir, Buya Yahya berpesan sebelum rujuk hendaknya menanyakan apa penyebab suaminya melakukan talak kemarin.

Saling evaluasi diri agar kedepannya tidak terjadi lagi hal serupa.***

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel